.
Ridha
Menurut syariat, Ridha seorang hamba
kepada Allah artinya hamba yang bersangkutan tidak pernah mengeluh terhadap apa
yang ditetapkan oleh takdir-Nya. Adapun ridha Allah kepada hamba-Nya ialah bila
sang hamba terlihat tetap mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Allah berfirman :
“Pada hari ini telah kusempurnakan
untuk kamu agamamu dan telah kucukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Kuridhai
Islam itu jadi agamamu.” (Q.S. Al Maaidah : 3).
Allah telah meridhai Islam sebagai
jalan hidup manusia. Allah meridhai Jika Anda pasrah kepada perintah-Nya dan
patuh dalam ketaatan kepada-Nya dengan mengerjakan semua hal yang telah Allah
perintahkan kepada Anda dan Anda pasrah dan tunduk patuh kepada syari’at
Nya sebagai tanda keta’atan Anda kepada-Nya.
Para sahabat ketika mereka berjihad di
jalan Allah mengikuti Nabi-Nya, membela syari’at Nya, menyebarkan
agama-Nya dan menyampaikan syariat Nya kepada generasi penerusnya, maka mereka
mendapat imbalan berupa keridhaan Allah seperti disebutkan dalam firmanNya :
“Sesungguhnya Allah telah ridha
terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah
pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka, lalu menurunkan
ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang
dekat (waktunya). (Q.s. Al Fath : 18).
Rasulullah telah mengajarkan kita untuk
membaca :
“Aku ridha Allah sebagai Tuhan, Islam
sebagai agama dan Muhammad sebagai nabi anutanku.” (HR. Muslim).
Ridha Allah sebagai Tuhan berarti ridha
mencintai-Nya semata, ridha menyembah-Nya semata, takut dan berharap hanya
kepada-Nya, merendahkan diri dihadapan-Nya, beriman kepada pengaturan-Nya dan
menyukainnya, bertawakal dan meminta pertolongan hanya kepada Nya, dan ridha
kepada apa yang telah diperbuat-Nya. Anda ridha kepada apa yang telah
ditakdirkan-Nya dan ridha dengan hukum Nya juga meridhai apapun yang ditetapkan
atas Anda.
Ridha kepada nabi Muhammad Saw sebagai
nabi artinya Anda beriman kepadanay, patuh kepadanya, dan pasrah kepda
perintahnya. Hendaknya beliau Saw lebih dipentingkan daripada Anda sendiri,
bahkan seharusnya Anda rela mati untuk membelanya. Ridha terhadap sunnahnya
adalah Anda menjadikan beliau Saw sebagai hakim dalam permasalahan Anda. Anda
mentaati perintahnya dan meninggalkan larangannya.
Sedang pengertian ridha dengan Islam
sebagai agama adalah apa saja yang ada dalam Islam, baik berupa hukum perintah
maupun larangan, maka seharusnya meridhai secara keseluruhan, tanpa ada rasa
keberatan meski sedikitnya Anda pasrah menerima Islam secara lengkap.Anda tetap
berpegang dengan prinsip ini meskipun harus bertentangan dengan kesenangan
anda, meskipun sebagian besar manusia menyalahinya, meskipun jalan terjal yang
harus anda hadapi dan meskipun banyak musuh yang akan menghadang anda.
Kemudian jika anda telah Ridho Allah
sebagai Tuhan, Muhammad SAW. Sebagai utusan-Nya dan Islam sebagai agama
maka,Allah akan meridhoi Anda. Begitu besar ridho Allah itu bahkan Allah ketika
menyebutkan nikmat surgawi maka Allah berfirman:”Dan keridhaan Allah adalah
lebih besar”(QS At Taubah:72)
Ridho adalah sifat Allah, sedang surga
adalah makhluk dan sifat Allah jelas jauh lebih besar daripada makhluk-Nya.
Keridhaan Allah adalah yang dicari oleh para nabi dan para Syuhada.
Marilah berjuang untuk menggapai
Riodha-Nya meskipun semua manusia akan memusuhi Anda.Asalkan Allah ridho maka
cukuplah keridhaan-Nya.
No comments:
Post a Comment